20 Sifat-Sifat Allah; Wajib, Mustahil Jaiz Lengkap Arab Latin dan Dalilnya

Sifat Allah merupakan sifat sempurna yang hanya dimiliki oleh Allah SWT. sebagai seorang muslim yang baik sebaiknya kita mengetahui Sifat Wajib maupun Sifat Mustahil yang dimiliki Allah SWT agar ke iman nan kita kepada Allah semakin kuat,

berikut Sifat Wajib dan Mustahil bagi Allah SWT yang perlu kita ketahui:
Sifat-sifat Allah terdiri atas 3, yaitu sifat wajib, sifat mustahil, dan sifat jaiz.  

Sifat Wajib Bagi Allah swt.

Sifat wajib adalah sifat yang harus ada pada Dzat Allah swt. sebagai kesempurnaan bagi-Nya. Sifat-sifat wajib Allah tidak dapat diserupakan dengan sifat-sifat makhluk-Nya maka sifat Allah wajib diyakini dengan akal (wajib aqli) dan berdasarkan Al Qur’an dan hadits Nabi saw. (wajib naqli).
Menurut para ulama kalam sifat wajib bagi Allah itu ada 20 sifat, sebagai berikut. 

  • 1) Wujud artinya Ada
     Adanya Allah itu bukan karena ada yang menciptakan nya, tetapi Allah itu ada dengan zat-Nya sendiri.

    Dalil Aqli Wujud Sifat Allah
    Adanya semesta alam yang kita lihat cukup untuk dijadikan sebagai alasan bahwa Allah itu ada, sebab tidak masuk akal seandainya ada sesuatu yang dibuat tanpa ada yang membuatnya.

    Dalil Naqli Wujud Sifat Allah

    جلقالسموات والارض وما بينهمافي ستةايام ﷲالذى
    "Allahlah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dalam (waktu) enam hari." (QS. AS sajdah:4)
  • 2) Qidam artinya Dahulu Dalil aqli Qidam Sifat Allah
    Qidam hakikatnya adalah menafikan bermulanya wujud Allah SWT. Seandainya Allah tidak qodim, mesti Allah hadits, sebab tidak ada penengah antara hadits dan qodim. Apabila Allah hadits maka mesti membutuhkan muhdits (yang membuat nya) mislakan A, dan muhdits A mesti membutuhkan Muhdits yang lain, misalnya B.

    Kemudian muhdits B mesti membutuhkan muhdits yang lain juga, misalnya C. Begitulah seterusnya (tidak ada ujung), maka dikatakan tasalsul (peristiwa berantau), dan apabila yang ujung membutuhkan kepada Allah maka dikatan daur (peristiwa berputar).

    Setiap tasalsul dan daur adalah mustahil menurut akal sehat. Maka setiap yang mengakibatkan tasalsul dan daur, yaitu hudutsnya Allah adalah mustahil, maka Allah wajib dan pasti bersifat Qidam.

    Dalil Naqli Qidam Sifat Allah
     هوالاول والاخروالظاهروالباطن
    "Dialah yang awal dan yang akhir Yang zhohir dan yang bathin." (QS. Al-Hadid:3)

  • 3) Baqa’ artinya Kekal Dalilnya Lihat Dibawah
  • 4) Mukhallafatu lil Hawaditsi artinya Berbeda dari Semua Makhluk 
  • 5) Qiyamuhu Binafsihi artinya Berdiri Sendiri 
  • 6) Wahdaniyah artinya Esa 
  • 7) Qudrat artinya Maha Kuasa 
  • 8) Iradat artinya Berkehendak 
  • 9) Ilmu Maha Mengetahui 
  • 10) Hayat artinya Hidup 
  • 11) Sama’ artinya Mendengar 
  • 12) Bashar artinya Melihat 
  • 13) Kalam artinya Berfirman 
  • 14) Qadiran artinya Mahakuasa 
  • 15) Muridan artinya Maha Berkehendak 
  • 16) ‘Aliman artinya Maha Mengetahui 
  • 17) Hayyan artinya Mahahidup 
  • 18) Sami’an artinya Maha Mendengar 
  • 19) Bashiran artinya Maha Melihat 
  • 20) Mutakalliman artinya Maha Berkata-kata
1. Wujud (Ada) - ﻭﺟﻮﺩ

Adanya Allah itu bukan karena ada yang menciptakan nya, tetapi Allah itu ada dengan zat-Nya sendiri.

Dalil Aqli
Adanya semesta alam yang kita lihat cukup untuk dijadikan sebagai alasan bahwa Allah itu ada, sebab tidak masuk akal seandainya ada sesuatu yang dibuat tanpa ada yang membuatnya.

Dalil Naqli

جلقالسموات والارض وما بينهمافي ستةايام ﷲالذى
"Allahlah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dalam (waktu) enam hari." (QS. AS sajdah:4)

2. Qidam (Dahulu/Awal) - ﻗﺪﻡ

Sifat Allah ini menandakan bahwa Allah sebagai Pencipta yang lebih dulu Ada daripada semesta alam (yang Ia ciptakan).

Dalil aqli
Qidam hakikatnya adalah menafikan bermulanya wujud Allah SWT. Seandainya Allah tidak qodim, mesti Allah hadits, sebab tidak ada penengah antara hadits dan qodim. Apabila Allah hadits maka mesti membutuhkan muhdits (yang membuat nya) mislakan A, dan muhdits A mesti membutuhkan Muhdits yang lain, misalnya B. Kemudian muhdits B mesti membutuhkan muhdits yang lain juga, misalnya C. Begitulah seterusnya (tidak ada ujung), maka dikatakan tasalsul (peristiwa berantau), dan apabila yang ujung membutuhkan kepada Allah maka dikatan daur (peristiwa berputar). Setiap tasalsul dan daur adalah mustahil menurut akal sehat. Maka setiap yang mengakibatkan tasalsul dan daur, yaitu hudutsnya Allah adalah mustahil, maka Allah wajib dan pasti bersifat Qidam.

Dalil Naqli
 هوالاول والاخروالظاهروالباطن
"Dialah yang awal dan yang akhir Yang zhohir dan yang bathin." (QS. Al-Hadid:3)

3. Baqa’(Kekal) - ﺑﻘﺎﺀ

Allah merupakan suatu zat yang Abadi dan Kekal Selamanya karena allah bersifat Baga' (Kekal).

Dalil Aqli
Seandainya Allah tidak wajib Baqa' (kekal), maka tidak akan disifati Qidam. Sedangkan Qidam tidak bisa dihilangkan dari Allah berdasarkan dalil yang ada dalam sifat Qidam (dahulu).

Dalil Naqli
 كلشئ هالك إلاوجهه
"Tiap sesuatu akan binasa (lenyap) kecuali Dzat-nya." (QS. Qoshos:88)

4. Mukhalafatuhu Lilhawadith (berbeda dengan Ciptaannya) - ﻣﺨﺎﻟﻔﺘﻪ ﻟﻠﺤﻮﺍﺩﺙ


Sifat ini menunjukkan bahwa Allah SWT berbeda dengan yang ia ciptakan, tidak ada hal di dunia ini yang menyerupainya.

Dalil Aqli
Apabila Allah menyerupai makhluknya, niscaya Allah dalah baru (Hadits), sedangkan Allah baru adalah sebuah hal yang mustahil.

Dalil Naqli
 ليس كمثله شيئ وهوالسميع البصير
"Tidak ada sesuatu apapun yang serupa dengan Nya (Allah), dan dia lah (Allah) yang maha mendengar lagi maha melihat." (QS. Asy-Syuro:11)

5. Qiyamuhu Binafsihi (Berdiri Sendiri) - ﻗﻴﺎﻣﻪ ﺑﻨﻔﺴﻪ

Artinya Bahwa Allah SWT itu berdiri dengan zat sendiri tanpa membutuhkan bantuan yang lain. Maksudnya, keberadaan Allah SWT itu ada dengan sendirinya tidak ada yang mengadakan atau menciptakan.Contohnya, Allah SWT menciptakan alam semesta ini karena kehendak sendiri tanpa minta pertolongan siapapun.

Dalil Aqli
Seadainya Allah membutuhkan dzat, niscaya Allah adalah sifat, sebab hanya sifatlah yang selalu membutuhkan dzat, sedangkan dzat selamanya tidak membutuhkan dzat lain untuk berdirinya.

Apabila Allah “Sifat” adalah mustahil, sebab apabila Allah “sifat”, maka Allah tidak akan disifati dengan sifat Ma’ani dan Ma’nawiyah, sedangkan sifat tersebut adalah termasuk sifat-sifat yang wajib bagi Allah berdasarkan dalil-dalil tertentu. Berarti apabila Allah tidak disifati dengan sifat Ma’ani dan Ma’nawiyah adalah salah (Bathil), dan batal pula sesuatu yang mengakibatkannya, yaitu butuhnya Allah kepada dzat. Apabila batal butuhnya Allah kepada dzat maka tetap Maha kaya (istighna)nya Allah dari dzat.

Seandainya Allah membutuhkan sang pencipta, niscaya Allah baru (Hadts), sebab yang membutuhkan pencipta hanyalah yang baru sedangkan dzat qodim tidak membutuhkannya. Dan mustahil Allah Hadits, karena segala sesuatu yang hadits harus membutuhkan sang pencipta (mujid) yang kelanjutannya akan mengakibatkan daur (peristiwa berputar) atau tasalul (peristiwa berantau).

Dalil Naqli
إن اﷲ لغنى عن العا لمين
"Sesungguhnya Allah benar-benar maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam semesta." (QS. Al Ankabut:6)

6. Wahdaniyyah (Tunggal/Esa) - ﻭﺣﺪﺍﻧﻴﺔ

Artinya Bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Esa, baik itu Esa zat-Nya, sifat-Nya, maupun perbuatannya. Esa zat-Nya maksudnya zat Allah bukanlah hasil dari penjumlahan dan perkiraan atau penyatuan satu unsur dengan unsur yang lain. Esa sifat-Nya artinya semua sifat-sifat kesempurnaan bagi Allah SWT tidak sama dengan sifat-sifat pada mahluk yang diciptakan Nya. Esa perbuatan-Nya berarti Allah SWT berbuat sesuatu tidak dicampuri oleh perbuatan mahluk lain dan tanpa membutuhkan proses atau waktu. Allah SWT berbuat karena kehendak-Nya sendiri tanpa ada yang bisa mencampurinya.

Dalil Naqli
 لوكان فيهماالهةإلااﷲ لفسد تا
"Seandainya di langit dan dibumi ada tuhan-tuhan selain Allah, niscaya langit dan bumi akan rusak." (QS. Al Anbiya:22)

7. Qudrat (Berkuasa) - ﻗﺪﺭﺓ

Kekuasaan Allah SWT, atas segala sesuatu itu mutlak, tidak ada batasnya dan tidak ada yang membatasi, baik terhadap zat-Nya sendiri maupun terhadap makhluk-Nya. Berbeda dengan kekuasaan manusia ada batasnya dan ada yang membatasi.

Dalil Aqli
Jika Allah tidak berkemampuan maka Allah lemah(‘Ajzun), dan apabila Allah lemah maka tidak akan mampu menciptakan makhluk hidup maupun seluruh alam semesta ini.

Dalil Naqli
إن اﷲعلى كل شيى قد ير
"Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu." (QS. Al-Baqarah:20)

8. Iradah (berkehendak) - ﺇﺭﺍﺩﺓ

Allah SWT telah menciptakan alam semesta beserta isinya atas kehendak-Nya sendiri, tanpa ada campur tangan dari pihak lain, Apapun yang Allah SWT kehendakin pasti akan terjadi.

Dalil Aqli
Seandainya allah tidak bersifat berkehendak niscaya bersifat terpaksa (karohah), dan allah bersifat terpaksa adalah mustahil karena tidak akan disifati qudrot, akan tetapi tidak disifatinya Allah dengan sifat qudrot adalah hal yang mustahil, sebab hal itu akan berakibat lemahnya Alla, sedangkan lemahnya Allah merupakan hal yang mustahi, karena tidak akan mampu membuat sesuatu sedikitpun.

Dalil Naqli
 ان ربك فعال لمايريد
"Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang dia kehendaki." (QS. Hud:107)

9. Ilmu (Mengetahui) - ﻋﻠﻢ

Allah SWT memiliki pengetahuan dan kepandaian akan segala hal, artinya ilmu Allah tidak terbatas dan tidak pula dibatasi. Allah SWT mengetahui segala sesuatu yang ada di alam semesta, baik yang tampak maupun yang gaib. Bahkan, apa yang dirahasiakan didalam hati manusia sekali pun.

Dalil Aqli
Seandainya Allah tak berilmu niscaya tidak akan berkehendak, sedangkan allah tidak berkehendak adalah mustahil, karena tidak akan disifati qudrot, akan tetapi Allah tidak disifati dengan qudrot adalah mustahil, sebab akan berakibat lemahnya Allah. Sedangkan lemahnya Allah adalah hal yang mustahil, karena tidak akan mampu membuat sesuatu sedikitpun.

Dalil Naqli
وهوبكل شيى عليم
"Dan dia (Allah) maha mengetahui segala sesuatu." (QS.Al Hadid:3 & QS.Al Baqaroh:29)

10. Hayat (Hidup) - ﺣﻴﺎﺓ

Artinya Hidupnya Allah tidak ada yang menghidupkannya melainkan hidup dengan zat-Nya sendiri karena Allah Maha Sempurna, berbeda dengan makhluk yang diciptakan-Nya.

Contohnya: Kambing ada yang menghidupkan. Selain itu, mereka juga mebutuhkan makanan, minum dan lainnya. Akan tetapi, hidupnya Allah SWT tidak membutuhkan semua itu. Allah SWT hidup selama-lamanya, tidak mengalami kematian.

Dalil Aqli
Seandainya Allah tidak hidup maka tidak akan disifati Qudrot, akan tetapi Allah tidak disifati dengan Qudrot merupakan hal mustahil, sebab akan berakibat lemahnya Allah, sedangkan lemahnya Allah adalah hal yang mustahil, karena tidak akan mampu membuat sesuatu barang sedikitpun.

Dalil Naqli
وتو كل على الحى الذ ى لايمو ت
"Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup yang tidak mati." (QS. Al-Furqon:58)

11. Sama’ (Mendengar) - ﺳﻤﻊ

Allah SWT dapat mendengar semua suara yang ada di alam semesta. Tidak ada suara yang terlepas dari pendengaran Allah SWT walaupun suara itu sangat pelan.

Pendengaran Allah SWT berbeda dengan pendengaran Ciptaan-Nya karena Ia tidak terhalang oleh suatu apapun, sedangkan pendengaran Ciptaan-Nya dibatasi oleh ruang dan waktu.

”Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS. Al Maidah:76)

12. Basar ( Melihat ) - ﺑﺼﺮ

Allah SWT melihat segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. penglihatan Allah bersifat mutlak, artinya tidak dibatasi oleh jarak dan tidak dapat dihalangi oleh penghalang (misal: dinding).

Segala sesuatu yang ada di alam semesta ini, sekecil apapun, tampak atau tidak tampak, pasti semuanya akan terlihat oleh Allah SWT.

”Dan Allah maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. al-Baqarah: 265)

13. Kalam (Berbicara / Berfirman) - ﻛﻼ ﻡ

Allah SWT bersifat kalam artinya Allah berfirman dalam kitab-Nya yang diturunkan kepada para nabi dan rasul-Nya. Pembicaraan Allah SWT tentu tidak sama dengan pembicaraan manusia karena Allah SWT tidak berorgan (panca indra), seperti lidah dan mulut yang dimiliki oleh manusia. Allah SWT berbicara tanpa menggunkan alat bantu yang berbentuk apapun sebab sifat kalam Allah sangat sempurna.

Sebagai bukti bahwa adanya wahyu Allah SWT berupa al qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para rasul sebelum Nabi Muhammad SAW.

"Dan Allah berkata kepada Musa dengan satu perkataan yang jelas.” (QS. AnNisa’:164)

14. Kaunuhu Qadirun - ﻛﻮﻧﻪ ﻗﺎﺩﺭﺍ

Yaitu Keadaan Allah Ta’ala Yang Berkuasa Mengadakan Dan Mentiadakan.

“Sesungguhnya Alllah berkuasa atas segala sesuatu.“ (QS. Al Baqarah:20).

15. Kaunuhu Muridun - ﻛﻮﻧﻪ ﻣﺮﻳﺪﺍ

Yaitu Keadaan Allah Ta’ala Yang Menghendaki dan menentukan tiap-tiap sesuatu, Ia berkehendak atas nasib dan takdir manusia.

“Sesungguhnya Tuhanmu Maha Melaksanakan apa yang Dia kehendaki."  (QS. Hud:107)


Artikel Lainnya: 16 Keutamaan di Bulan Ramadhan

16. Kaunuhu ‘Alimun - ﻛﻮﻧﻪ ﻋﺎﻟﻤﺎ

Yaitu Keadaan Allah Ta’ala Yang Mengetahui akan Tiap-tiap sesuatu, mengetahui segala hal yang telah terjadi maupun yang belum terjadi, Allah pun dapat mengetahui isi hati dan pikiran manusia.

“Dan Alllah Maha Mengetahui sesuatu.“ (QS. An Nisa’:176)

17. Kaunuhu Hayyun - ﻛﻮﻧﻪ ﺣﻴﺎ

Yaitu Keadaan Allah Ta’ala Yang Hidup, Allah adalah Dzat Yang Hidup, Allah tidak akan pernah mati, tidak akan pernah tidur ataupun lengah.

"Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup kekal dan yang tidak mati." (QS. Al Furqon:58)

18. Kaunuhu Sami’un - ﻛﻮﻧﻪ ﺳﻤﻴﻌﺎ

Yaitu Keadaan Allah Ta’ala Yang Mendengar, Allah selalu mendengar pembicaraan manusia, permintaan atau doa hambaNya.

“Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.“ (QS. Al Baqoroh:256)

19. Kaunuhu Basirun - ﻛﻮﻧﻪ ﺑﺼﻴﺭﺍ

Yaitu Keadaan Allah Ta’ala Yang Melihat akan tiap-tiap yang Maujudat ( Benda yang ada ).Allah selalu melihat gerak-gerik kita. Oleh karena itu, hendaknya kita selalu berbuat baik.

“Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.“ (QS. Al Hujurat :18)

20. Kaunuhu Mutakallimun - ﻛﻮﻧﻪ ﻣﺘﻜﻠﻤﺎ

Yaitu Keadaan Allah Ta’ala Yang Berkata-kata, Allah tidak bisu, Ia berbicara atau berfirman melalui ayat-ayat Al Quran. Bila Al-Quran telah kita jaikan pedoman hidup, maka kita telah patuh dan tunduk terhadap Allah SWT.

sifat wajib bagi allah beserta artinya dan arabnya, sifat sifat jaiz allah, materi sifat sifat allah, 4 sifat wajib allah, sifat sifat allah dalam asmaul husna, 20 sifat wajib allah dan penjelasannya, 20 sifat mustahil allah, 3 sifat allah, sifat wajib dan mustahil bagi allah dalam bentuk tabel, sifat mustahil bagi allah beserta artinya, 20 sifat wajib allah dan penjelasannya, 5 sifat wajib bagi allah beserta artinya, kaligrafi sifat wajib allah, sifat wajib dan mustahil bagi allah beserta artinya dan dalilnya, sifat wajib allah beserta artinya pdf, sifat jaiz allah tulisan arab

20 sifat wajib Allah ini dikelompokkan menjadi 4 kelompok, yaitu sifat nafsiyah, salbiyah, ma’ani, dan ma’nawiyah. 

  •   a. Sifat Nafsiyah adalah sifat yang hanya berkaitan dengan Zat Allah semata-mata. 
  • Sifat ini terdapat dalam sifat wujud. 
  •   b. Sifat Salbiyah adalah sifat yang hanya dimiliki oleh Allah, sedangkan makhluk tidak 
  • memilikinya. Sifat ini terdapat dalam lima sifat Allah, yaitu qidam, baqa, mukhalafatu 
  • lil hawaditsi, qiyamuhu binafsihi, dan wahdaniyah. 
  •   c. Sifat Ma’ani adalah sifat-sifat abstrak yang wajib ada pada Allah. Sifat ini terdapat 
  • pada tujuh sifat Allah, yakni qudrat, iradat, ‘ilmu, hayat, sama’, basher, dan kalam. 
  •   d. Sifat Ma’nawiyah adalah keumuman/kelaziman dari sifat ma’ani. Sifat ini tidak 
  • dapat berdiri sendiri karena setiap ada sifat ma’ani tentu ada sifat ma’nawiyah. Sifat-
  • sifat yang termasuk ma’nawiyah ada tujuh, yaitu qadiran, muridan, ‘aliman, hayyan, 
  • sami’an, bashiran, mutakalliman.    

Sifat Mustahil Bagi Allah swt. 

Sifat mustahil bagi Allah swt. adalah sifat yang tidak layak dan tidak mungkin ada 
pada Allah swt. Sifat-sifat mustahil ini merupakan kebalikan dari sifat wajib bagi Allah 
sehingga jumlahnya sama. Sifat-sifat mustahil bagi Allah adalah sebagai berikut. 
  • 1) ‘Adam artinya tidak ada  
  • 2) Huduts artinya baru atau permulaan  
  • 3) Fana artinya binasa atau rusak  
  • 4) Mumatsalatu lil Hawaditsi artinya menyerupai yang baru  
  • 5) Ihtiyaju li ghairihi artinya membutuhkan sesuatu selain dirinya  
  • 6) Ta’adud artinya berbilang lebih dari satu  
  • 7) ‘Ajzun artinya lemah  
  • 8) Karahah artinya terpaksa  
  • 9) Jahlun artinya bodoh  
  • 10) Mautun artinya mati  
  • 11) Shamamun artinya tuli  
  • 12) ‘Umyun artinya buta  
  • 13) Bukmun artinya bisu  
  • 14) ‘Ajizan artinya Mahalemah  
  • 15) Mukrahan artinya Maha terpaksa  
  • 16) Jahilan artinya Mahabodoh  
  • 17) Mayyitan artinya Mahamati  
  • 18) Ashamma artinya Mahatuli  
  • 19) A’ma artinya Mahabuta  
  • 20) Abkama artinya Mahabisu 

Sifat Mustahil Bagi Allah artinya Sifat Yang Tidak Mungkin ada pada Allah Swt. Sifat Mustahil Allah merupakan Lawan Kata/Kebalikan dari Sifat Wajib Allah Berikut dibawah ini adalah 20 sifat-sifat mustahil bagi Allah SWT:
1. ‘Adam - ﻋﺪﻡ
artinya tiada (bisa mati)

2. Huduth - ﺣﺪﻭﺙ
artinya baharu (bisa di perbaharui)

3. Fana’ - ﻓﻨﺎﺀ
artinya binasa (tidak kekal / bisa mati)

4. Mumathalatuhu Lilhawadith - ﻣﻤﺎﺛﻠﺘﻪ ﻟﻠﺤﻮﺍﺩﺙ
artinya menyerupai akan makhlukNya.

5. Qiyamuhu Bighayrih - ﻗﻴﺎﻣﻪ ﺑﻐﻴﺮﻩ
artinya berdiri dengan yang lain (ada kerjasama)

6. Ta’addud - ﺗﻌﺪﺩ
artinya berbilang – bilang / banyak (lebih dari satu).

7. ‘Ajz - ﻋﺟﺰ
artinya lemah (tidak kuat).

8. Karahah - ﻛﺮﺍﻫﻪ
artinya terpaksa (bisa di paksa) / Tertegah (tidak bisa menentukan).

9. Jahlun - ﺟﻬﻞ
artinya jahil (bodoh).

10. Maut - ﺍﻟﻤﻮﺕ
artinya mati (bisa mati).

11. Syamam - ﺍﻟﺻمم
artinya tuli.

12. ‘Umyu - ﺍﻟﻌﻤﻲ
artinya buta.

13. Bukmu - ﺍﻟﺑﻜﻢ
artinya bisu.

14. Kaunuhu ‘Ajizan - ﻛﻮﻧﻪ ﻋﺎﺟﺰﺍ
artinya Keadaannya yang Lemah.

15. Kaunuhu Karihan - ﻛﻮﻧﻪ مكرها
artinya Keadaannya yang Terpaksa.

16. Kaunuhu Jahilan - ﻛﻮﻧﻪ ﺟﺎﻫﻼ
artinya Keadaannya yang Bodoh.

17. Kaunuhu Mayyitan - ﻛﻮﻧﻪ ﻣﻴﺘﺎ
artinya Keadaannya yang Mati.

18. Kaunuhu Asam - ﻛﻮﻧﻪ ﺃﺻﻢ
artinya Keadaanya yang Tuli.

19. Kaunuhu A’ma - ﻛﻮﻧﻪ ﺃﻋﻤﻰ
artinya Keadaannya yang Buta.

20. Kaunuhu Abkam - ﻛﻮﻧﻪ ﺃﺑﻜﻢ
artinya Keadaannya yang Bisu.




SIFAT JAIZ BAGI ALLLAH

Allah swt selain memiliki sifat wajib dan mustahil juga memiliki sifat jaiz. Menurut   arti bahasa jaiz artinya boleh. Yang dimaksud dengan sifat jaiz bagi Allah swt. yaitu sifat yang boleh ada dan boleh tidak ada pada Allah. Sifat jaiz ini tidak menuntut pasti ada atau pasti tidak ada.

Sifat Jaiz Allah hanya ada satu yaitu Fi’lu kulli
mumkinin au tarkuhu, artinya memperbuat sesuatu yang mungkin terjadi atau tidak memperbuatnya. Maksudnya Allah itu berwenang untuk menciptakan dan berbuat sesuatu atau tidak sesuai dengan kehendak-Nya. 

A. SIFAT WAJIB

sifat wajib bagi allah beserta artinya dan arabnya, sifat sifat jaiz allah, materi sifat sifat allah, 4 sifat wajib allah, sifat sifat allah dalam asmaul husna, 20 sifat wajib allah dan penjelasannya, 20 sifat mustahil allah, 3 sifat allah, sifat wajib dan mustahil bagi allah dalam bentuk tabel, sifat mustahil bagi allah beserta artinya, 20 sifat wajib allah dan penjelasannya, 5 sifat wajib bagi allah beserta artinya, kaligrafi sifat wajib allah, sifat wajib dan mustahil bagi allah beserta artinya dan dalilnya, sifat wajib allah beserta artinya pdf, sifat jaiz allah tulisan arab



Sifat Wajib
Tulisan Arab
Maksud
Sifat
Wujud
ﻭﺟﻮﺩ
Ada
Nafsiah
Qidam
ﻗﺪﻡ
Terdahulu
Salbiah
Baqa
ﺑﻘﺎﺀ
Kekal
Salbiah
Mukhalafatuhu lilhawadis
ﻣﺨﺎﻟﻔﺘﻪ ﻟﻠﺤﻮﺍﺩﺙ
Berbeda dengan makhluk-Nya
Salbiah
Qiyamuhu binafsih
ﻗﻴﺎﻣﻪ ﺑﻨﻔﺴﻪ
Berdiri sendiri
Salbiah
Wahdaniyat
ﻭﺣﺪﺍﻧﻴﺔ
Esa (satu)
Salbiah
Qudrat
ﻗﺪﺭﺓ
Kuasa
Ma'ani
Iradat
ﺇﺭﺍﺩﺓ
Berkehendak (berkemauan)
Ma'ani
Ilmu
ﻋﻠﻢ
Mengetahui
Ma'ani
Hayat
ﺣﻴﺎﺓ
Hidup
Ma'ani
Sam'un
ﺳﻤﻊ
Mendengar
Ma'ani
Basar
ﺑﺼﺮ
Melihat
Ma'ani
Kalam
ﻛﻼ ﻡ
Berbicara
Ma'ani
Kaunuhu qaadiran
ﻛﻮﻧﻪ ﻗﺎﺩﺭﺍ
Keadaan-Nya yang berkuasa
Ma'nawiyah
Kaunuhu muriidan
ﻛﻮﻧﻪ ﻣﺮﻳﺪﺍ
Keadaan-Nya yang berkehendak menentukan
Ma'nawiyah
Kaunuhu 'aliman
ﻛﻮﻧﻪ ﻋﺎﻟﻤﺎ
Keadaan-Nya yang mengetahui
Ma'nawiyah
Kaunuhu hayyan
ﻛﻮﻧﻪ ﺣﻴﺎ
Keadaan-Nya yang hidup
Ma'nawiyah
Kaunuhu sami'an
ﻛﻮﻧﻪ ﺳﻤﻴﻌﺎ
Keadaan-Nya yang mendengar
Ma'nawiyah
Kaunuhu bashiiran
ﻛﻮﻧﻪ ﺑﺼﻴﺭﺍ
Keadaan-Nya yang melihat
Ma'nawiyah
Kaunuhu mutakalliman
ﻛﻮﻧﻪ ﻣﺘﻜﻠﻤﺎ
Keadaan-Nya yang berbicara
Ma'nawiyah

B. SIFAT MUSTAHIL

sifat wajib bagi allah beserta artinya dan arabnya, sifat sifat jaiz allah, materi sifat sifat allah, 4 sifat wajib allah, sifat sifat allah dalam asmaul husna, 20 sifat wajib allah dan penjelasannya, 20 sifat mustahil allah, 3 sifat allah, sifat wajib dan mustahil bagi allah dalam bentuk tabel, sifat mustahil bagi allah beserta artinya, 20 sifat wajib allah dan penjelasannya, 5 sifat wajib bagi allah beserta artinya, kaligrafi sifat wajib allah, sifat wajib dan mustahil bagi allah beserta artinya dan dalilnya, sifat wajib allah beserta artinya pdf, sifat jaiz allah tulisan arab

Sifat Mustahil
Tulisan Arab[[Berkas:
Maksud
Adam
ﻋﺪﻡ
Tiada
Huduts
ﺣﺪﻭﺙ
Baru
Fana
ﻓﻨﺎﺀ
Berubah-ubah (akan binasa)
Mumathalatuhu lilhawadith
ﻣﻤﺎﺛﻠﺘﻪ ﻟﻠﺤﻮﺍﺩﺙ
Menyerupai sesuatu
Qiamuhu bighairih
ﻗﻴﺎﻣﻪ ﺑﻐﻴﺮﻩ
Berdiri-Nya dengan yang lain
Ta'addud
ﺗﻌﺪﺩ
Lebih dari satu (berbilang)
Ajzun
ﻋﺟﺰ
Lemah
Karahah
ﻛﺮﺍﻫﻪ
Tidak berkemauan (terpaksa)
Jahlun
ﺟﻬﻞ
Bodoh
Al-Maut
ﺍﻟﻤﻮﺕ
Mati
Sami
ﺍﻟﺻمم
Tuli
Al-Umyu
ﺍﻟﻌﻤﻲ
Buta
Al-Bukmu
ﺍﻟﺑﻜﻢ
Bisu
Kaunuhu ajizan
ﻛﻮﻧﻪ ﻋﺎﺟﺰﺍ
Keadaan-Nya yang lemah
Kaunuhu mukrahan
ﻛﻮﻧﻪ مكرها
Keadaan-Nya yang tidak menentukan (terpaksa)
Kaunuhu jahilan
ﻛﻮﻧﻪ ﺟﺎﻫﻼ
Keadaan-Nya yang bodoh
Kaunuhu mayitan
ﻛﻮﻧﻪ ﻣﻴﺘﺎ
Keadaan-Nya yang mati
Kaunuhu ashamma
ﻛﻮﻧﻪ ﺃﺻﻢ
Keadaan-Nya yang tuli
Kaunuhu a'maa
ﻛﻮﻧﻪ ﺃﻋﻤﻰ
Keadaan-Nya yang buta
Kaunuhu abkam
ﻛﻮﻧﻪ ﺃﺑﻜﻢ
Keadaan-Nya yang bisu

Post a Comment

0 Comments