Target Gila KPK Tahun 2019, Ganti President Kah?

JawaPos.com - Memasuki tahun 2019 begitu banyak harapan dan target yang berusaha dicapai ditahun ini oleh setiap instansi. Salah satunya Komisi Pemberantasan Korupsi. Mereka menargetkan bisa menangani 200 kasus.

"Harapan KPK dari sisi internal target 200 kasus pertahun (2019) semoga tercapai. (KPK) yakin capaian ini bisa datang dari OTT," ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi, Selasa (1/1). Selain karena operasi senyap, Saut menyatakan bisa mencapai target 200 juga karena adanya pengembangan kasus-kasus yang ditangani lembaga ini.

"Dengan intensnya penindakan, pencegahan dan pendidikan atau kampanye anti korupsi," jelas dia. Disisi lain, dia menuturkan APBN 2019 yang mencapai pada angka Rp 2400 Triliun harus terselamatkan dari para koruptor dan mafia anggaran.

Sebab, adanya operasi senyap dan pengembangan kasus yang menghasilkan pengembalian uang ke negara. "Kalau mengambil contoh OTT PUPR belum lama ini dimana ada angka 10 persen singgah dikantong penyelenggara negara, maka anda bisa bayangkan 10 persen dari Rp 2400 Triliun singgah kemana mana tidak sampai sasaran," jelasnya.

Saut pun membandingkan uang senilai Rp 240 Triliun bisa digunakan untuk berbagai macam hal, seperti penggunaan air bersih diberbagai lokasi, atau 240 kilometer MRT bawah tanah.

"Ada 240 T uang hilang, anda tau Bisa buat apa angka 240 T ? Minimal bisa buat 240 KM MRT bawah tanah, atau buat SPAM air bersih bahkan bisa diminum langsung sebanyak di 200 lokasi dimana masing masing kita bisa dinikmati 60000 Rumah Tangga,"jelasnya.

"Analisis ini bisa salah tapi ini warning, Forecasting dan problem solvingnya ya KPK harus lebih 'kejam' lagi dalam tindak, cegah dan didik rakyat agar tidak korupsi," pungkasnya.