Makalah Contoh dan Pengertian Iklan - MEDSOS

STAY WITH US

Hot

Post Top Ad

25.9.11

Makalah Contoh dan Pengertian Iklan

Iklan adalah pesan yang menawarkan produk untuk ditujukan kepada khalayak melalui media massa. Baik itu media cetak, seperti koran, majalah maupun media elektronik, seperti internet, sosial media dan lain sebagaianya.

Sedangkan pengertian iklan dalam wikipedia adalah sebuah promosi produk yang wajib dibayar oleh suatu sponsor. Maksud dari sponsor adalah organisasi-organisasi atau perusahaan-perusahaan yang mengiklankan produknya melalui media periklanan. Bisa melalui media cetak maupun media elektronik.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa iklan merupakan suatu media promosi yang sangat efektif dalam memasarkan bermacam produk kepada khalayak disebabkan daya jangkaunya yang masif dan luas. Sedangkan tujuan dari iklan adalah untuk membuat produk dikenal masyarakat luas, sehingga masyarakat ingin membeli dan menggunakan atau mengkonsumsi produk yang diiklankan.

Saat ini persaingan di bidang periklanan sangatlah tinggi, terutama sejak adanya media televisi dan internet. Akan tetapi media cetak juga masih tetap memiliki pasar tersendiri untuk menjadi target produsen mengiklankan produknya.

Fungsi Iklan


Pengertian sederhana dari iklan adalah sebuah pesan yang menawarkan suatu produk untuk khalayak (masyarakat) melalui suatu media. Iklan berbeda dengan pengumuman biasa. Kalau iklan lebih diarahkan untuk mengajak orang supaya membeli produknya. Oleh karena itu iklan memiliki beberapa fungsi, sebagai berikut:

Sebagai persuasi (mengarahkan atau membujuk pelanggan untuk membeli)
Sebagai informasi (menyampaikan informasi produk, spesifikasi, ciri-ciri, harga dan lain sebagainya)
Sebagai reminder (mengingatkan pelanggan agar tetap setia memakai produk tersebut)

Struktur Iklan


Sebuah iklan memiliki struktur yang terdiri dari title (judul), product name (nama produknya) dan product knowledge (penjelasan tentang produknya). Berikut ini penjelasannya:

1. Judul Iklan


Judul terletak di bagian paling atas dari iklan. Namun tidak semua iklan yang mencantumkan judul. Karena ada sebagian yang mencantumkan nama produk di bagian paling atas.

2. Nama Produk


Nama produk bisa diletakkan di bagian paling atas atau di bawah judul.

3. Penjelasan Tentang Produk


Ini berisi tentang gambaran produk yang diiklankan, misalnya spesifikasi produk, harganya, cara membeli produknya dan informasi penting seperti alamat dan nomor telepon.
Ciri-ciri Bahasa Iklan

Selain memiliki struktur, iklan juga memiliki kebahasaan tersendiri. Inilah yang membedakan iklan dengan teks-teks lainnya. Ciri-ciri bahasa iklan adalah sebagai berikut:

1. Menggunakan Slogan


Slogan merupakan kalimat atau perkataan yang mudah diingat, mencolok dan menarik untuk menyampaikan sesuatu. Umumnya slogan terdiri dari 4 hingga 5 kata yang simple, mudah diingat dan tentu menarik, agar orang lain dapat menangkap pesannya secara langsung.

Slogan di dalam iklan merupakan susunan kata atau pernyataan yang menjelaskan secara singkat sebuah produk atau jasa layanan sehingga publik akan tertarik dan terus ingat, terlebih kalau menjadi sesuatu yang viral. Slogan yang bagus dapat membuat sebuah produk terkenal dan otomatis tingkat konversinya juga semakin meningkat. Slogan juga bisa digunakan pada saat-saat kampanye, misalnya kampanye anti korupsi, anti narkoba dan pemilihan daerah.

Kalimat atau kata-kata dalam slogan harus yang kreatif, tidak ketinggalan jaman dan tidak terlalu mainstrem. Slogan bisa dikatakan sukses atau berhasil, jika orang hanya dengan mendengar slogannya saja langsung tahu produknya apa, dan pesan dari slogan itu apa.

2. Kalimat Persuasif


Kalimat persuasif merupakan kalimat yang bermaksud membujuk dan meyakinkan pembacanya agar menerima atau melaksanakan gagasan penulis akan suatu hal. Ada beberapa kalimat persuasif yang mungkin sudah sering kali kita dengar, seperti kata murah, handal, cepat dan lain sebagainya.

3. Menggunakan Subjek Orang Pertama


Dalam teks iklan umumnya menggunakan subjek orang pertama tunggal atau jamak. Misalnya saya, aku dan kami. Untuk mengganti pihak institusi atau organisasi biasanya menggunakan subjek “kami". Kenapa demikian? Tujuannya adalah agar teks iklan terlihat hidup dan tidak monoton.

Iklan memiliki berbagai macam jenis dengan gaya penyampaian yang juga berbeda-beda. Berikut ini ada beberapa contoh iklan, diantaranya: contoh iklan dalam bahasa inggris, iklan layanan masyarakat, iklan baris, iklan lowongan kerja, iklan produk, iklan niaga, iklan penawaran, iklan makanan, iklan kolom, iklan bahasa jawa, iklan komersial, iklan keluarga, iklan shampo, iklan produk makanan, iklan jasa, iklan pengumuman dan iklan baris lowongan kerja.


iklan speedy


Iklan niaga adalah jenis iklan yang menawarkan, memperkenalkan, atau mempromosikan produk-produk dari perusahaan kepada masyarakat umum (khalayak) serta mempengaruhi mereka agar menggunakan produk-produk yang diiklankan tersebut.

Tentunya iklan tersebut diproses melalui media, dan kebanyakan dari kita melihat iklan-iklan niaga pada televisi atau radio. Nah gambar di atas merupakan salah satu contoh dari iklan niaga yang banyak dijumpai di media-media.

iklan handphone


Iklan produk sama halnya dengan iklan niaga. Bisa kita lihat pada contoh gambar di atas. Iklan produk menampilkan barang atau produk beserta spesifikasi produknya secara singkat dan harganya. Supaya menarik pelanggan biasanya iklan produk menampilkan sisi-sisi tawaran menarik seperti promo, diskon dan keunggulan yang tidak dimiliki competitor (pesaing). Tentunya dikemas dengan copywriting yang bagus dan menarik.

iklan penawaran


Iklan ini banyak menampilkan sisi penawaran yang menggiurkan. Bisa dilihat pada tag line pertama “Buka Langsung Untung”, ini merupakan magic word yang membuat orang penasaran dan mencari tahu apa yang ditawarkan. Iklan penawaran ini biasanya berupa investasi, perumahan, apartemen dan lain sebagainya.
Contoh Iklan Makanan
iklan-makanan

iklan makanan


Dalam membuat sebuah iklan makanan yang harus diperhatikan adalah gambar atau foto makanan tersebut. Foto yang bagus dan menarik membuat orang tertarik untuk segera mencicipinya. Selain itu harus ada nilai tambah, yaitu sesuatu yang belum pernah ada atau tidak ada di penjual lain. Misalnya kamu ingin berjualan ayam bakar, kamu bisa tampilkan dalam iklan tersebut sambalnya yang berbeda dari yang lainnya, tentunya dengan gambar atau foto yang menarik. Kamu juga bisa memainkan sebuah nama (branding), misalnya: Ayam Bakar Setan, Ayam Bakar Telolet, dan lain sebagainya.

iklan bahasa jawa


Iklan juga bisa kamu buat dengan menggunakan bahasa daerah. Bagaimana kalau tinggal di Jakarta? Ya, kamu bisa menggunakan bahasa Betawi atau bahasa yang lainnya seperti Jawa, Medan, Padang dan lain sebagainya. Dengan catatan kamu hanya bisa menggunakan bahasa daerah lain (yang bukan daerahnya) di wilayah atau daerah yang penduduknya majemuk (plural). Dalam hal ini seperti di kota-kota besar.
Contoh Iklan Kolom
iklan-kolom

iklan kolom


Iklan kolom atau display terdiri dari gambar, ilustrasi, foto, bagan dan kata-kata. Jika dilihat dari ukurannya, iklan kolom lebih besar daripada iklan baris. Bahkan untuk menarik perhatian pembaca, ada yang penuh satu halaman koran.

Iklan kolom berisi tentang ajakan, penawaran dan rayuan untuk membeli produk atau barang yang ditawarkan. Selain itu ada juga yang berupa informasi atau pemberitahuan umum. Seperti berita duka, pernikahan, kampanye, ucapan terima kasih dan lain sebagainya.
Contoh Iklan Keluarga
iklan-keluarga

Iklan berita duka


Iklan keluarga juga termasuk jenis iklan kolom. Dalam sebuah koran memang disediakan khusus kolom berita duka. Hal ini tentunya diharapkan oleh pengiklan supaya jika ada orang yang membaca iklan tersebut kemudian mendoakannya. Ini juga bisa memberikan simpati kepada orang-orang yang mungkin rumahnya tidak jauh dari keluarga duka.
Contoh Iklan Komersial
iklan-komersil

iklan komersial


Iklan seperti di atas tentunya sudah banyak sekali kita jumpai di televisi, banner dan spanduk di jalan. Yang namanya iklan komersial sudah tentu berbayar. Dalam hal ini pihak pengiklan (advertiser) bekerjasama dengan pihak publisher.

Pihak pengiklan membayar pihak publisher sesuai dengan nominal yang disepakati. Misalnya perusahaan Unilever ingin mengiklankan produknya di salah satu stasiun televisi, maka ia harus membayar stasiun televisi tersebut seberapa banyak iklannya muncul, biasanya juga dihitung durasi iklannya.
Contoh Iklan Jasa
iklan-jasa

iklan jasa


Iklan jasa juga sering kita jumpai. Bahkan sebagian besar yang kita jumpai di jalan adalah iklan jasa. Ambil salah satu contohnya: iklan jasa sedot WC. Iklan ini sangat masif, di setiap gang, tembok dan tiang listrik ada lembaran iklan jasa sedot WC.

Bisa dibilang mereka merupakan spamer nomor satu di Indonesia. Mengapa mereka melakukan demikian? Ini karena biaya iklan dengan model seperti ini sangat-sangat murah. Mereka hanya membayar orang untuk menempelkan lembaran-lembaran iklannya.

Demikianlah contoh-contoh iklan yang bisa kamu pelajari, untuk membedakan jenis-jenis iklan dan cara penyampaiannya. Teruslah meng-upgrade diri dengan belajar copywritting, ilmu marketing, komunikasi dan lain sebagainya. Agar iklan yang kamu buat tertarget dan efektif. Terima Kasih.
   

No comments:

Post a Comment