CARI DI BLOG INI

3.10.17

Sejarah di Bulan Agustus 7 - 14 Agustus

7 Agustus


Rabindranath Tagore Meninggal

7 Agustus tahun 1941, Rabindranath Tagore, penulis, penyair, dan filsuf India, meninggal dunia. Ia dilahirkan pada tahun 1861 dan pada usia 17 tahun, ia dikirim ke Inggris untuk menuntut ilmu, namun tidak diselesaikannya. Tagore kemudian aktif dalam perjuangan kemerdekaan India dan melalui syair-syairnya, ia membangkitkan semangat kemerdekaan bangsa India. Tagore adalah teman seperjuangan Mahatma Gandhi. Pada tahun 1915, Tagore diberi gelar kebangsawanan oleh pemerintahan Inggris namun beberapa tahun kemudian Tagore mengembalikan penghargaan itu sebagai protesnya terhadap kebijakan Inggris di India. Karya-karya Tagore banyak diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, sehingga ia pun menjadi terkenal di dunia sastra Barat. Syair-syair Tagore dianggap menyuarakan warisan spiritual India. Karya-karya Rabindranath Tagore antara lain berjudul Manasi, Sonar Tari dan Gitanjali.

AS, Libanon, PLO Tandatangani perjanjia

7 Agustus 1982, AS, Libanon, dan organisasi pembebesan Palestina atau PLO menandatangani perjanjian yang berisi penarikan mundur pasukan PLO dari Beirut, ibu kota Libanon. Perjanjian ini dilakukan menyusul serangan meluas yang dilancarkan rezim Zionis ke Libanon sejak bulan Juli tahun 1982 dengan tujuan mengusir tentara PLO keluar dari Libanon. Meskipun tentara Zionis memiliki perlengkapan militer yang sangat canggih, tetapi tentara PLO berhasil melakukan perlawanan selama 80 hari. Namun akhirnya, ketua PLO, Yaser Arafat, bersedia menarik 12.000 pasukannya keluar dari Libanon dan kemudian berpangkalan di delapan negara Arab lainnya. Meskipun demikian, kehadiran tentara Zionis di Libanon terus mendapatkan pelawanan dari pejuang muslim Libanon, sampai akhirnya tentara Zionis terpaksa angkat kaki dari wilayah itu pada tahun 2000.
Imam Khomeini Lahir

20 Jumadits-Tsani 1289 Hijriah, Imam Ruhullah Musawi Khomaeini, pendiri republik Islam Iran, terlahir ke dunia di kota Khomein, di Iran tengah. Beliau mendapatkan pendidikan agama sejak masa kecil dan melanjutkannya ke Qom. Karena kemampuannya yang tinggi, dengan cepat Imam Khomeini mencapai derajat mujtahid. Selain menguasai masalah fiqih, beliau juga ahli di bidang filsafat dan sufisme dan bahkan menciptakan syair-syair sufi. Beliau memulai aktivitas politiknya sejak masih muda namun semakin meningkat sejak tahun 1953. Akibatnya, beliau kemudian dibuang ke Turki, lalu ke Irak.

Selama 14 tahun masa pembuangannya, beliau mampu mendidik murid-murid yang kemudian menjadi tokoh pejuang melawan rezim tiran dan dengan berbagai cara mampu mengungkapkan esensi rezim Syah yang anti agama dan anti rakyat. Akibatnya, rakyat semakin sadar atas kebobrokan rezim Syah dan semakin meningkatkan perlawanan mereka terhadap Syah. Akhirnya, pada tahun 1978, Syah Reza melarikan diri ke luar negeri.

Imam Khomeini pada tahun itu pula kembali ke Iran dan mendirikan Republik Islam Iran. Selama sepuluh tahun beliau memimpin pemerintahan Islam yang menghidupkan nilai-nilai Islam dan menentang campur tangan para imperialis Barat di dunia ketiga. Imam Khomeini menunjukkan kepada dunia sebuah sistem pemerintahan baru dan membuktikan kecemerlangan serta kemampuan Islam untuk menegakkan sebuah pemerintahan yang kuat dan berpihak kepada nilai-nilai kemanusiaan.

Imam Khomeini juga banyak meninggalkan karya tulis, di antaranya “Asrarus-Shalah”, “Misbahul Hidayah”, dan “Wilayatul Faqih”. Kumpulan khutbah dan pesan-pesan beliau tercatat dalam buku “Shahifatun-Nur” yang berjumlah 21 jilid. Kumpulan syair sufi beliau juga telah diterbitkan.

Fatimah Azzahra as Lahir

20 Jumadits-Tsani tahun ke-8 sebelum Hijriah, Sayyidah Fathimah Az-Zahra putri Nabi Muhammad SAWW, terlahir ke dunia. Beliau dibesarkan dalam bimbingan wahyu dan melewati masa-masa perjuangan menegakkan Islam bersama ayah beliau. Pada tahun ke-2 Hijriah, Sayyidah Fathimah menikah dengan Ali bin Abi Thalib dan sejak saat itu dia melakukan tugas sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, yaitu Imam Hasan, Imam Husain, dan Sayyidah Zainab. Beliau membesarkan anak-anaknya dengan ajaran iman dan Islam. Dalam kehidupan sosial, beliau juga berperan dengan menyampaikan kebenaran dan teguh membela haknya. Bahkan sampai meninggalnya, yaitu tak lama setelah wafatnya Rasulullah, beliau masih berjuang menegakkan kebenaran.

Fathimah Azzahra adalah teladan wanita sedunia. Di antara nasehat beliau adalah, “Allah menjadikan keimanan sebagai alat untuk membersihkanmu dari kesyirikan, shalat sebagai alat untuk menyucikanmu dari takabur, kepatuhan kepada kami adalah alat untuk mengukuhkan agama, mengakui kepemimpinan kami adalah alat untuk mencegah keterpecahan, dan kecintaan kepada kami adalah sumber dari kehormatan Islam.”

8 Agustus


Kaisar Nero Meninggal

8 Agustus tahun 68, Kaisar Nero dari Romawi yang dikenal kejam, meninggal dunia pada usianya ke 31 tahun karena bunuh diri. Sebelumnya, Nero telah meracuni ayah angkatnya Claudius Pertama dan dia kemudian menggantikan kedudukan ayah angkatnya itu sebagai Kaisar Romawi. Selama masa pemerintahannya yang kuat, Nero telah membunuh banyak orang terdekatnya, seperti ibunya, istrinya, dan saudaranya sendiri, dan bangsawan-bangsawannya. Kaisar berhati kejam ini juga melakukan pembunuhan massal orang-orang Kristen dan membakar kota Roma. Kekejamannya ini menimbulkan berbagai gerakan pemberontakan sampai akhirnya, menjelang kemenangan para pembrontak, Nero mengakhiri sendiri kehidupannya.

Stalin Mengumumkan Perang dengan Jepang

8 Agustus tahun 1945, Stalin, pemimpin Uni Soviet mengumumkan perang terhadap Jepang. Pasukan Soviet kemudian menyerang Manchuria, yang terletak di timur Cina. Soviet dan Jepang sebelumnya telah menandatangani perjanjian non-agresi. Namun, setelah Amerika mengebom Hiroshim dan Jepang sedang bersiap untuk menyerah, Soviet menggunakan kesempatan ini untuk merebut beberapa wilayah kekuasaan Jepang. Tentara Soviet dalam akhir serangannya itu berhasil merebut Korea Utara dan kepulauan Coral. Hingga kini, kepulauan Coral masih dikuasai Rusia dan perundingan antara Rusia dan Jepang mengenai nasib kepulauan ini hingga kini masih belum mencapai hasilnya.

Rachard Nixon Mnegundurkan Diri

8 Agustus 1973, Richard Nixon, Presiden Amerika pada waktu itu, terpaksa mengundurkan diri. Nixon yang berasal dari Partai Republik ini terpaksa mundur karena kecurangan dalam pemilu yang disebut sebagai skandal Watergate. Dalam masa kampanye pemilu tahun 1972, orang-orang Partai Republik menyusup ke markas Partai Demokrat yang menjadi saingan mereka di Watergate, Wasington. Mereka kemudian mencuri dokumen-dokumen Partai Demokrat dan memasang alat penyadap untuk mendengarkan pembicaraan internal partai ini. Nixon akhirnya menang dalam pemilu tersebut, namun secara bertahap skandal ini akhirnya terbongkar dan Nixon pun mengundurkan diri. Gerald Ford, wapres saat itu kemudian menggantikan posisi Nixon sampai masa 4 tahun periode kepresidenan berakhir.

Ayatullah Musawi Khui Meninggal Dunia

8 Agusutus tahun 1992, Ayatullah Al-Udzma Sayyid Abul Qasim Musawi Khui, seorang ahli fiqih besar dan marji’ taklid kaum muslimin dunia, meninggal dunia pada usianya ke 96 tahun. Sayyid Khui dilahirkan di kota Khui di barat laut Iran. Pada usia muda, dia dikirim belajar ke Najaf Irak dan di sana beliau mempelajari ilmu-ilmu agama dan filsafat. Pada usia yang masih muda, beliau sudah mencapai derajat mujtahid. Beliau meninggalkan banyak karya tulis yang menjadi rujukan para ulama dan sekolah-sekolah Islam, di antaranya “Al Bayan fi Tafsiiril Quran”, “Jawaahirul Ushul”, “Mishbahul Faqahah”, dan “Muntakhabul Rasail”.

Ayatullah Khui selama periode marjaiyyatnya, memiliki peran khusus dalam berbagai masalah penting dunia. Misalnya, dalam masalah Palestina, beliau mengeluarkan fatwa untuk membela Palestina dan membebaskan kota Quds.

Taliban Menduduki Mazare Sharif

8 Agustus tahun 1998, dalam perang saudara di Afganistan, kelompok Taliban berhasil menduduki kota Mazar Syarif yang terletak di utara negara ini. Setelah menduduki Mazar Syarif , Taliban menyerang konsulat Iran di kota ini dan membunuh 8 diplomat dan seorang wartawan Iran. Kejahatan Taliban terhadap warga negara Iran dan Afganistan, menimbulkan kemarahan dunia internasional. Dewan Keamanan PBB juga mengecam tindakan kelompok ini.

Kelompok Taliban dibentuk pada tahun 1994 dengan dukungan AS dan Pakistan dan kemudian berhasil menduduki sebagian besar wilayah Afganistan. Kelompok ini lalu melakukan berbagai aksi pelanggaran HAM di Afganistan. Namun, akhirnya, pada bulan Oktober 2001, Taliban digulingkan oleh Amerika yang bekerja sama dengan aliansi utara Afganistan. Alasan yang dikemukakan AS dalam serangannya terhadap Taliban adalah karena kerjasama kelompok ini dengan jaringan terorisme Al-Qaida.

Muhsin bin Ali Tanukhi Wafat

21 Jumadits-Tsani tahun 384 Hijriah, Muhsin bin Ali Tanukhi, seorang sastrawan dan sejarawan muslim, meinggal dunia pada usia 55 tahun. Dia memiliki kemampuan yang tinggi dalam syair dan sastra. Dalam waktu yang sangat singkat, ia menghasilkan banyak karya sastra. Tanukhi memperlajari ilmu dan agama yang berkembang di zamannya dalam waktu yang singkat. Setelah itu dia bekerja di bidang peradilan. Di antara karya-karyanya adalah buku “Al-Faraj ba’das-Syiddah” yang berisi kumpulan fakta sejarah dan sosial yang ditulisnya dengan teliti dan gaya penulisannya yang khas.

9 Agustus


Perjanjian Iran dan Inggris

9 Agustus tahun 1919, ditandatangani perjanjian antara Inggris dan Iran yang diwakili oleh Watsaqud-Daulah, Perdana Menteri Iran pada waktu itu dan Lord Carson, Menteri Luar Negeri Inggris. Berdasarkan perjanjian yang dikenal dengan nama “Perjanjian 1919” ini, urusan ekonomi, militer, dan politik Iran berada di bawah pengawasan pejabat Inggris. Inggris memaksakan perjanjian ini terhadap Iran setelah terjadi revolusi di Rusia yang menyebabkan negeri itu mundur dari kancah persaingan kolonialisme. Namun, rakyat Iran dan masyarakat internasional menentang perjanjian ini sehingga akhirnya perjanjian ini dibatalkan. Satu setengah tahun kemudian, Inggris mendalangi kudeta yang menghantarkan Reza Khan menjadi Syah Iran. Melalui Reza Khan, Inggris meneruskan penguasaannya atas Iran.

Pemboman Nagasaki

Tanggal 9 Agustus tahun 1945, tiga hari selepas ledakan bom atom di Hiroshima, AS kembali menjatuhkan bom atomnya di Nagasaki atas perintah Presiden AS waktu itu, Harry Truman. Dalam sekejap, kota pelabuhan itu luluh lantak dan 80.000 orang tewas seketika. Dampak bahan radioaktif bom tersebut juga menambah jumlah korban. Tujuan AS dalam serangan bom ini adalah untuk mengalahkan Jepang secara total dan menunjukkan kekuatan AS di dunia. Meskipun akhirnya Jepang bertekuk lutut kepada Sekutu, namun bahaya bom atom ini masih ada karena negara-negara pemilik bom ini, terutama AS, tidak akan ragu-ragu mengulangi kejahatannya itu bila kepentingannya berada dalam bahaya.

Herman Hesse Meninggal

9 Agustus 1962, Herman Hesse penulis dan penyair Jerman, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1877 di sebuah keluarga religius dan sejak muda, ia sudah menciptakan syair. Pada usia 20 tahun, dia sudah menerbitkan kumpulan syairnya. Pada tahun 1912, dia mengubah kewarganegaraannya menjadi warga Swiss dan berdomisili di sana. Pada akhir tahun-tahun terakhir usianya, Hesse melakukan perjalanan ke negara-negara Timur dan dia menjadi amat terpengaruh oleh kebudayaan dan adat istiadat Timur. Pada tahun 1946, Hesse meraih hadiah nobel. Di antara karya-karya Hesse adalah “Serigala Padang Pasir” dan “Kegembiraan Lukisan.”

Singapura Pisahkan Diri

9 Agusutus tahun 1965, kepulauan Singapura memisahkan diri dari Malaysia dan hari ini dijadikan sebagai hari kemerdekaan negara itu. Pada tahun 1819, oleh penguasa Johor, Malaysia, Singapura diserahkan kepada perusahaan Hindia Timur milik Inggris dan lima tahun kemudian, Singapura resmi menjadi jajahan Inggris. Pada Perang Dunia Kedua, Singapura diduduki oleh Jepang. Namun, pada tahun 1945, dengan masuknya Sekutu, penjajahan Jepang atas Singapura berakhir dan negeri ini kembali menjadi jajahan Inggris. Pada tahun 1963, dengan terbentuknya Federasi Malaysia, Singapura dijadikan bagian dari federasi ini. Namun, pada tahun 1965, Singapura memisahkan diri dan mencapai kemerdekaannya. Kepulauan Singapura memiliki luas wilayah 622 kilometer persegi dan terletak di asia Tenggara, berdekatan dengan Indonesia dan Malaysia.

Ayatullah Tsaqafi Wafat

9 Agustus tahun 1985, Ayatullah Mirza Muhammad Tsaqafi, ulama dan ahli fiqih kontemporer Ian, meninggal dunia pada usianya ke-90. Beliau dilahirkan di Teheran dan menempuh pendidikan di hauzah ilmiah Qom sampai akhirnya mencapai derajat mujtahid. Beliau membaktikan hidupnya demi menyebarkan syariat suci Islam dan banyak meninggalkan karya tulis di bidang tafsir Quran, Ushul Fiqih, dan Hadis, di antaranya “Tafsir Rawan Jawid” yang terdiri dari lima jilid.

10 Agustus


Perjanjian Sevres

10 Agustus tahun 1920, ditandatangani perjanjian Sevres antara imperium Utsmani dan negara-negara Sekutu. Perjanjian ini ditandatangani setelah imperium Ustmani mengalami kekalahan dalam Perang Dunia Kedua dan berdasarkan perjanjian tersebut, 80 persen wilayah kekuasaan imperium Ustmani terpaksa diserahkan kepada Sekutu. Akibatnya, wilayah imperium ini yang semula 3 juta km persegi berkurang hingga 600 ribu km persegi. Perjanjian Sevres ini meresmikan kesepakatan antara Perancis dan Inggris mengenai pembagian wilayah Imperium Ustmani. Inggris kemudian meguasai Irak, Yordan, dan Palestina sedangkan Perancis menguasai Syria dan Libanon.

Di samping itu, berdasarkan perjanjian ini, sebagian wilayah Turki saat ini diserahkan kepada Yunani, Italia dan Armenistan. Hal ini menimbulkan kemarahan rakyat Turki dan tentara Turki kemudian memerangi para penjajah tersebut. Akhirnya, pada tahun 1923, sekutu kembali menandatangani perjanjian baru dengan Turki yang berisi pengembalian wilayah-wilayah yang semula direbut Sekutu ke tangan Turki.

Perang Jepang Vs Cina

10 Agustus tahun 1937, terjadi perang dua tahun antara Jepang dan Cina dalam memperebutkan Kanton dan Shanghai, dua kawasan penting di Cina. Kanton adalah pelabuhan penting dan strategis di selatan Cina. Rakyat Cina berjuang keras mempertahankan wilayahnya tersebut, namun setelah jatuh korban yang amat banyak, pada tanggal 25 April 1939, pasukan Cina menyerah dan Kanton direbut oleh Jepang. Dengan dimulainya Perang Dunia Kedua, Jepang menduduki kawasan luas di Cina. Namun, rakyat Cina melakukan perlawanan gigih sehingga akhirnya Jepang menarik mundur pasukannya.

Pendudukan Korea

10 Agustus 1945, menyusul kekalahan Jepang dalam Perang Dunia Kedua, wilayah utara semenanjung Korea hingga lintang utara 38 derajat menjadi wilayah kekuasaan Tentara Merah Soviet. Beberapa hari kemudian, bagian selatan semenanjung Korea dikuasai oleh AS. Pendudukan di utara dan selatan semenanjung ini merupakan permulaan dari terbentuknya dua negara Korea Selatan dan korea Utara. Pada tahun 1991 ditandatangani “Perjanjian Persahabatan, Non Agresi, Pertukaran, dan Kerjasama” di antara kedua negara ini.

Ibnu Athaullah Wafat

23 Jumadits-Tsani tahun 709 Hijriah, Ibnu Athaullah, yang terkenal dengan nama Syeikh Kabir, seorang ahli bahasa, tafsir, dan fiqih muslim, meninggal dunia. Beliau dilahirkan di Kairo, Mesir, di tengah keluarga relijius dan setelah menimba ilmu dan pengetahuan agama, beliau menjadi seorang ahli fiqih terkemuka. Kemudian, Ibnu Athaullah membaktikan hidupnya sebagai pengajar agama. Beliau berpendapat, salah satu tugas ulama adalah memberi nasehat kepada para penguasa dan beliau secara bersungguh-sungguh menasehati dan membimbing para penguasa. Di antara karya Ibnu Athaullah yang terkenal adalah “Al-Hukm Al-Athaiyah” dan “Al-Munajaat Al-Athaiyah”.

Ayatullah Mulla Habibullah Syarif Kashani Wafat

23 Jumadits-Tsani tahun 1340 Hijriah, Ayatullah Mulla Habibullah Syarif Kashani, seorang ulama dan ahli fiqih muslim asal Iran, meninggal dunia. Beliau dilahirkan tahun 1262 Hijriah. Beliau melalui pendidikannya dengan amat cepat sehingga pada usia 18 tahun, beliau telah mencapai derajat mujtahid. Mulla Habibulah sangat memperhatikan masalah ilmu dan akhlak, sehingga beliau ikut terjun dalam masalah politik. Ayatullah Habibullah Syarif Kashani meninggalkan karya yang banyak, di antaranya berjudul “Asrarul Arifin”.

11 AGUSTUS


Integrasi Eritrea Dengan Ethiopia

11 Agustus tahun 1952, Haile Selassie, kaisar Ethiopia menandatangani resolusi PBB mengenai penggabungan wilayah Eritrea ke Ethiopia. Wilayah muslim Eritrea sebelumnya dijajah oleh Italia dan pada Perang Dunia Kedua, menjadi jajahan Inggris. Pada bulan Desember tahun 1950, PBB mengesahkan penggabungan Eritrea dengan status pemerintahan federal kepada Ethiopia. Rakyat Eritrea menolak kesepakatan tersebut karena tindakan pemerintah Ethiopia yang sewenang-wenang terhadap mereka. Pada tahu 1960, kelompok Pembebasan Eritrea memulai perjuangan bersenjata mereka demi merebut kemerdekaan. Pada tahun 1993, perjuangan rakyat Eritrea mencapai hasilnya dengan diadakannya referendum yang membuktikan bahwa mayoritas rakyat Eritrea menyetujui pemisahan dari Ethiopia. Eritrea adalah negara yang terletak di timur laut Afrika di tepi laut merah dan memiliki posisi geografi yang penting.

Chad Merdeka

11 Agustus tahun 1960, rakyat Chad berhasil meraih kemerdekaannya dari Perancis dan hari ini dijadikan sebagai Hari Kemerdekaan Bangsa Chad. Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, Perancis menyerang Chad dan dalam tiga tahun, mereka berhasil menguasai Chad dan kawasan ini menjadi jajahan Perancis. Pada tahun 1958, Perancis memberi status otonomi kepada Chad dan dua tahun kemudian, Chad secara penuh merdeka dan memiliki pemerintahan berbentuk republik. Chad memiliki luas wialayah 1.284.000 kilometer persegi, terletak di bagian tengah Afrika, dan berbatasan dengan Lybia, Kamerun. Sudan, Afrika Tengah, Nigeria, dan Niger.

Ahmad Raidh Meninggal Dunia

10 Agustus 1973, Ahmad Raidh, seorang miniaturis dan penyepuh terkenal Iran meninggal dunia. Dia dilahirkan di Isfahan dan di sana dia belajar berbagai aliran seni miniatur dari guru-guru seni dan berkenalan dengan seni penyepuhan. Dia kemudian menciptakan berbagai karya keramik dan kaligrafi. Karya Ahmad Raidh dalam pameran internasional Brussel meraih hadiah kedua. Selama 50 tahun berkarya di bidang miniatur dan penyepuhan, Ahmad Raidh memiliki banyak murid dan meninggalkan lebih dari 145 buah karya. Karyanya dalam bidang penyepuhan perak dan kaligrafi tersimpan di sejumlah museum seni nasional Iran

Ahmad bin Ali Baihaqi Sabzewari Wafat

24 Jumadits-Tsani tahun 544 Hijriah, Ahmad bin Ali Baihaqi Sabzewari, seorang ilmuwan muslim meninggal dunia. Dia adalah ilmuwan bidang nahwu dan bahasa yang terkemuka di zamannya. Dia juga menulis tafsir Al-Quran dan mampu membaca Al-Quran dengan bagus. Ahmad bin Ali Baihaqi Sabzewari meninggalkan banyak karya tulis yang umumnya mengenai Al-Quranul Karim.

Abu Zakaria Wafat

24 Jumadits-Tsani tahun 616 Hijriah, Yahya bin Qasim Tsa’labi yang terkenal dengan nama Abu Zakaria, seorang sastrawan dan penyair Arab terkenal, meninggal dunia. Selain menguasai bidang sastra, dia juga merupakan ulama di bidang fiqih, agama, dan tafsir Quran. Abu Zakaria selama bertahun-tahun.

12 Agustus


Frantes Liszt Lahir

12 Agustus tahun 1886, Frantes Liszt, seorang pencipta lagu dari Hongaria, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1811. Liszt memiliki kemampuan dan bakat istimewa dalam penciptaan lagu. Di antara karya Liszt yang paling terkenal adalah ”Simphony Faust” dan “Hongarian Rapshody”. Di samping mencipta lagu, dia juga menciptakan lirik simfoni.

Mirza Reza Kermani Dihukum mati

12 Agustus tahun 1876, Mirza Reza Kermani, salah seorang pejuang revolusi pada periode Dinasti Qajar di Iran, dihukum mati karena telah membunuh Syah Nasiruddin, salah seorang raja dari dinasti Qajar. Dalam aksi gerakan pemboikotan tembakau untuk melawan penjajahan Inggris, Mirza Reza dituduh mendalangi gerakan rakyat dan karena itu, dia dipenjarakan selama empat tahun. Setelah bebas dari penjara, dia pergi ke Istambul. Di sana, ia bertemu dengan Jamaluddin Asad Abadi dan menjadi pengikutnya.

Pada tahun 1876, Mirza Reza kembali ke Teheran dan memutuskan untuk menyingkirkan Shah Nasiruddin karena raja yang zalim, kejam, dan despotik ini telah menimbulkan penderitaan rakyat. Pada tanggal 3 Mei tahun itu pula, dia membunuh Syah Nasiruddin di kompleks makam Syekh Abdul Azhim di kota Rey, selatan Teheran. Mirza Reza lalu ditangkap polisi dan dijatuhi hukuman mati.

Konvensi Perlakuan Terhadap Korban dan Tawanan Perang” disahkan

12 Agustus 1949, ”Konvensi Perlakuan Terhadap Korban dan Tawanan Perang” disahkan oleh PBB di markasnya di Jenewa. Konvensi ini disusun akibat perlakuan yang tidak manusiawi terhadap korban dan tawanan Perang Dunia Kedua. Di dalam konvensi tersebut ditetapkan bahwa semua negara tidak berhak membunuh atau menyiksa korban dan tawanan perang. Korban luka pun harus mendapatkan pengobatan. Selain itu, tawanan perang berhak mendapatkan fasilitas kesejahteraan minimal dan berkomunikasi dengan keluarganya.

Negara-negara yang memiliki tawanan perang juga diwajibkan untuk sesegera mungkin mengirimkan nama-nama tawanan mereka kepada Palang Merah Dunia dan memberikan kesempatan kepada para wakil Palang Merah untuk menjenguk tawanan tersebut. Namun, sebagian besar negara sama sekali tidak mematuhi konvensi ini.

Pasukan Maronit Kuasai Kamp pengungsi Tel Za’ter

12 Agustus tahun 1976, kamp pengungsian Palestina “Tel Za’ter” yang terletak di dekat Beirut, ibu kota Libanon, jatuh ke tangan pasukan para-militer Maronit dan para penghuninya dibunuh massal. Ribuan pengungsi Palestina tinggal di kamp pengungsian ini. Pada awal tahun 1976, kamp ini dikepung oleh pasukan semi militer Maronit yang dipersenjatai oleh rezim Zionis dan akhirnya pada bulan Agustus, 3000 warga sipil Palestina dibunuh secara massal dan dikubur menjadi satu di kamp pengungsian tersebut. Peristiwa mengerikan ini menimbulkan protes keras dari masyarakat dunia terhadap rezim Zionis dan para pendukungnya di Libanon.

13 Agustus


Raja Henry Keempat Membebaskan Sekte Protestan

13 Agustus tahun 1598, Raja Henry Keempat mengeluarkan sebuah perintah yang membebaskan mazhab Protestan secara penuh. Perintah yang dinamakan perintah “Nantes” ini merupakan sebuah perintah penting dan bersejarah di Perancis. Namun, perintah “Nantes” ini kemudian dibatalkan oleh Raja Louis Ke-14 pada tahun 1685.

Alfred Hitchcock Lahir

13 Agustus tahun 1899, Alfred Hitchcock, seorang sineas Inggris yang amat terkenal, lahir ke dunia. Awalnya, pada tahun 1920, dia memulai karirnya di bidang perencanaan, namun kemudian dia menjadi seorang sutradara film. Karena secara kebetulan, sebagian besar karyanya berupa film detektif dan horor, para pengamat film menjulukinya Hitchcock sebagai master film horor. Dia meninggal pada tahun 1980. Di antara karya-karya Hitchcock yang terkenal adalah “Utara dari Arah Barat Laut”, “Tirai Robek”, dan “Roh”.

Muhammad Reza Memecat Doktor Moshadeq

13 Agustus 1953, Muhammad Reza, raja terakhir dari Dinasti Pahlevi di Iran, secara ilegal memecat Doktor Moshadeq dari jabatan perdana menteri dan menggantikannya dengan Mayor Jenderal Zahedi. Keputusan Syah Reza ini diambil atas desakan AS dan Inggris karena pemerintahan Moshadeq, dengan dukungan rakyat, telah menasionalisasi minyak Iran. Untuk menghindarkan diri dari dampak keputusannya itu, Syah Reza pergi ke utara Iran. Setelah usaha penyingkiran Moshadie tersebut gagal, Syah kemudian melarikan diri ke Irak, lalu ke Italia. Namun, enam hari kemudian, AS dan Inggris mendalangi kudeta terhadap pemerintahan Moshadeq. Setelah Moshadeq tersingkir, Syah Reza kembali ke Iran untuk meneruskan pemerintahan despotiknya dengan dukungan AS dan Inggris yang berkeinginan menguras habis sumber-sumber minyak Iran.

Afrika Tengah Merdeka

13 Agustus tahun 1960, Afrika Tengah meraih kemerdekaannya dari Perancis. Negara yang semula bernama “Ubangi Shari” ini pada abad ke-19 menjadi jajahan Perancis. Pada tahun 1958, Afrika Tengah diberi status otonomi khusus oleh Perancis dan baru dua tahun kemudian meraih kemerdekaan penuh dan memiliki pemerintahan berbentuk republik. Afrika Tengah memiliki luas wilayah 623.000 kilometer persegi, terletak di bagian tengah benua Afrika, dan berbatasan dengan Sudan, Chad, Kamerun, dan Republik Demokratik Kongo.

Demo Akbar Anti Syah di Isfahan

13 Agustus tahun 1978, menyusul gerakan demontrasi besar-besaran di seluruh penjuru Iran, warga kota Isfahan juga mengadakan demonstrasi menentang rezim Syah Pahlevi. Gerakan perjuangan rakyat Isfahan untuk menggulingkan Syah sedemikian luasnya sehingga rezim Pahlevi merasa takut dan memberlakukan pemerintahan militer di sana.

Syaikh Jamaluddin Miqdad Hali Asady Wafat

26 Jumadits-Tsani tahun 826 Hijriah, Syaikh Jamaluddin Miqdad Hali Asady, ahli fiqih dan ulama muslim Irak, meninggal dunia. Dia dilahirkan di Irak dan menjadi murid Muhammad bin Maki. Dalam rangka menyempurnakan dan menafsirkan dasar-dasar ilmu fiqih yang diajarkan oleh gurunya itu, Syaih Asady yang terkenal dengan nama “Fadhil Miqdad” ini, menyusun berbagai kitab. Di antara karya-karya Fadhil Miqdad yang terkenal berjudul “Adab Haji” dan “Ayatul Ahkam”.

14 Agust


Leonardo Da Vinci Lahir

551 tahun yang lalu, yaitu tanggal 14 Agustus tahun 1452, Leonardo Da Vinci, pelukis dan pematung Italia, terlahir ke dunia. Sejak masa kecilnya, Da Vinci sudah memperlihatkan kemampuan yang besar di bidang melukis dan dengan cepat ia mencapai kemahiran yang sempurna di bidang ini. Pada tahun 1506, dia ditunjuk sebagai pelukis Raja Louis ke-12 dan kemudian menjadi pelukis Raja Francis Pertama.

Selain melukis dan membuat patung, Da Vinci juga mendalami bidang fisika dan matematika. Bangunan gereja Milan merupakan karya arsitektur paling termasyhur dari Da Vinci. Karya lukisnya yang paling terkenal adalah “Senyum Monalisa” dan “Makan Malam Terakhir.” Da Vinci meninggal pada tahun 1519.

Michael Farada Ciptakan Bensin

14 Agustus tahun 1825, Michael Faraday, ahli fisika dan kimia Inggris, setelah melakukan penelitian yang panjang, berhasil menemukan bensin. Bensin merupakan bahan turunan dari minyak. Hingga kini, bensin digunakan sebagai bahan bakar di bidang transportasi dan industri.

Jepang Menyerah Kepada Pasukan Sekutu

14 Agustus tahun 1945, Jepang menyerah kepada pasukan Sekutu dalam Perang Dunia Kedua. Dengan demikian, perang yang dimulai pada tahun 1939 dengan serangan tentara Nazi Jerman terhadap Polandia, berakhir di Jepang. Jepang dan Amerika sejak bulan Desember 1941 saling berperang dengan dahsyat. Akhirnya, perang ini berakhir setelah AS menjatuhkan bom atom ke Hiroshima dan Nagasaki yang membunuh hampir 200.000 warga Jepang.

Pakistan Memisahkan Diri dari India

14 Agustus tahun 1947, Pakistan memisahkan diri dari India dan mengumumkan kemerdekaannya. Pada abad ke-8 agama Islam masuk ke anak benua India dan sebagian dari wilayah Pakistan sekarang, selama masa penjajahan Ingrris pada akhir abad ke-18, dulu dikuasai oleh kaum muslimin. Bersamaan dengan bangkitnya perjuangan rakyat India melawan penjajahan Inggris, pada tahun 1906 terbentuk partai “Liga Muslim” yang diketuai Muhammad Ali Jinah dan bertujuan untuk membentuk sebuah pmerintahan Islami.

Partai ini kemudian secara bertahap mampu menarik kekuatan kaum muslimin dan akhirnya terbentuklah negara Pakistan. Awalnya, Pakistan terdiri dari dua wilayah yang terpisah, yaitu di timur dan barat India. Namun, karena ketidakpuasan rakyat Pakistan Selatan atas pemerintahan pusat, akhirnya di Pakistan Selatan memisahkan diri dan membentuk negara Banglades pada tahun 1971. Pakistan sampai tahun 1970 berbentuk pemerintahan militer dan kemudian berubah bentuk menjadi Republik Islam Pakistan. Pakistan memiliki luas wilayah lebih dari 803 ribu kilometer persegi dan berbatasan dengan Iran, India, Afganistan, dan China.

Hujjatul Islam Sayyid Ali Andarzgu Gugur

14 Agustus tahun 1978, Hujjatul Islam Sayyid Ali Andarzgu, seorang pejuang melawan rezim tirani Iran, gugur syahid akibat dibunuh oleh kaki-tangan rezim Syah. Sayyid Andarzgu memulai perjuangannya melawan kekejaman rezim Syah pada usia ke-19 tahun dan kemudian menjadi anggota kelompok aliansi Islami dan menjadi salah seorang perencana dan pelaksana hukuman mati terhadap Hasan Ali Mansur, Perdana Menteri Iran waktu itu.

Hasan Ali adalah penandatangan perjanjian kapitulasi yang berisi hak kekebalan hukum warga Amerika di Iran. Dengan alasan terbunuhnya Perdana Menteri Hasan Ali itulah, rezim Syah kemudian mengadili Sayyid Andarzgu secara in absentia dan menjatuhinya hukuman mati. Sejak saat itu, Sayyid Andarzgu melakukan perjuangan bawah tanah selama 13 tahun. Akhirnya, pada tahun 1978, di Teheran, kaki-tangan Syah mengenali identitasnya dan dalam sebuah bentrokan bersenjata, Sayyid Andarzgu gugur syahid.

Haji Mirza Husain Nuri Tabrisi Wafat

27 Jumadits-Tsani tahun 1320 Hijriah, Haji Mirza Husain Nuri tabrisi, seorang ulama muslim Iran, meninggal dunia. Ulama ini sangat utama dalam ibadah, ketakwaan, kehati-hatian, dan penyucian jiwa. Beliau banyak meninggalkan karya penulisan di bidang ilmu hadis, tafsir Quran, dan penjelasan mengenai ulama-ulama Islam. Semua itu ditulisnya degan penuh ketelitian dan kekhasan. Beliau juga menulis mengenai Ahlul Bait Rasulullah SAWW. Di antara karya beliau yang paling terkenal adalah “Mustadrak Wasail” yang berisi catatan kehidupan ulama-ulama besar muslim.

Mirza Abul Hasan Azarbaijani Mishkini Wafat

27 Jumadits-Tsani tahun 1358 Hijriah, Mirza Abul Hasan Azarbaijani Mishkini, seorang ulama Iran, meninggal dunia di kota Baghdad. Sejak masa mudanya, Mirza Mishkini telah menuntut ilmu kepada ulama-ulama besar sampai akhirnya beliau sendiri menjadi salah satu di atara ulama-ulama besar zaman itu. Beliau sangat menguasai ilmu fiqih, ushul fiqih, dan tafsir Quran. Di antara karya-karya Mirza Mishkini adalah sebuah buku tafsir atas kitab “Makasib” karya Syaikh Murtadha Anshari.

15 - 31 Agustus Disini


No comments:

Post a Comment